">
Nasional

Ketua BNPEI Sebut Biaya Logistik Indonesia Harus Berdaya Saing

Ketua BNPEI, Khairul Mahalli (Foto: Istimewa)

MEDAN – Untuk meningkatkan ekspor dengan kualitas yang berdaya saing di pasar dunia, tentu biaya logistik ekspor Indonesia juga harus berdaya saing.

Hal itu disampaikan Khairul Mahalli, Ketua Badan Nasional Peningkatan Ekspor Indonesia (BNPEI) kepada Sumutinvest.com di Medan, Rabu (08/09/2021).

Lebih lanjut, Khairul menyebut biaya logistik di Indonesia sangat mahal yakni mencapai 23,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini jauh lebih dari biaya logistik di negara-negara kawasan Asean, termasuk Malaysia.

“Pertama kita tahu bahwa Indonesia biaya logistiknya sangat tinggi dibandingkan negara-negara lain. Kalau di Indonesia mengeluarkan 23,5 persen dari ekonomi nasional sebagai biaya logistik,’’ ucap Khariul.

Padahal, kata dia, biaya logistik di Malaysia hanya mencapai 13 persen dari PDB nya.

‘’Walhasil, membuat Indonesia tidak cukup seksi di mata investor asing sebagai negara tujuan berinvestasi, kita tahu perusahaan yang beroperasi di Indonesia kalah bersaing sekitar 10 persen baru hanya dari biaya logistik,’’ ujarnya.

Khairul menyampaikan tingginya biaya logistik ini tak lepas dari masih berbelit-belitnya proses pengajuan perizinan berusaha sehingga pelaku usaha harus merogoh biaya yang tak sedikit dan waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan perizinan.

Oleh karena itu. Khairul yang juga Ketua Umum KADIN Sumut mengungkapkan bahwa lahirnya eksistensi Kadin Logistik sebagai solusi untuk menekan biaya logistik guna menggaet lebih banyak lagi investor asing dan BNPEI akan banyak memainkan peranannya dalam hal perimbangan neraca perdagangan luar negri Indonesia dengan mengenjot sektor-sektor UMKM dan manufaktur untuk meningkatkan ekspor produk ke luar negeri terutama target pasar ekspor non tradisional.

“Jadi, kalau kita mau menjadi negara besar, ingin Indonesia maju, masyarakatnya sejahtera, ingin investasi datang ke sini, harus (biaya logistik) competitiveness atau berdaya saing,” tutup Khairul. (Red)

Komentar di sini

Most Popular