Nasional

Bahlil Jadi Menteri Investasi, Ini Jejak Karirnya

Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi RI (Foto: Detik)

Sumutinvest.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Pelantikan itu dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Mengawali acara pelantikan, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara membacakan Keputusan Presiden Nomor 72P/2021 tentang Pembentukan dan Pengubahan Kementerian serta Pengangkatan Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia maju periode 2019-2024.

Setelah itu, Jokowi mengambil sumpah atas nama Bahlil.

Jejak Karir Bahlil  

Sebelumnya, Bahlil merupakan Kepala BKPM. Seiring peningkatan status BKPM menjadi kementerian, maka eks Ketum HIPMI itu menduduki jabatan menteri investasi.

Perjalanan karir Bahlil menarik untuk diikuti. Sempat menjadi sopir angkot, pria asal Fakfak, Papua, beberapa hari sebelum dilantik Presiden Jokowi, dikabarkan akan jadi Menteri Investasi.

Pria kelahiran Banda, Maluku, 7 Agustus 1976 itu merintis karir dan bisnis dari nol. Dia terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Sejumlah profesi pernah dilakoni pria asal Fakfak, Papua ini.

Mulai dari tukang kue semasa kecil, seorang kondektur, hingga menjadi sopir angkot pun dia jalani. Dengan kerja keras itulah dia menjadi orang besar yang tadinya bukan siapa-siapa.

Keinginannya untuk mengubah nasib membuat Bahlil nekat berangkat ke Jayapura untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Saat menjadi mahasiswa, Bahlil juga aktif sebagai aktivis, bahkan sempat keluar masuk bui karena pergerakannya. Bolak-balik bui, Bahlil merasa menderita.

Dari situ lah dia mengaku sadar harus mengubah nasibnya dari orang yang miskin. Terlebih dia mengaku pernah sampai mengalami busung karena tidak bisa membeli makanan yang layak.

Kemudian dia mengawali karir di dunia keuangan.

Bahlil bercerita pernah menjadi pegawai kontrak asuransi. Hingga akhirnya, dia ditawari temannya membangun perusahaan konsultan keuangan.

Dari situ dia menjalani karir mulai dari karyawan biasa. Sejak saat itulah Bahlil meneruskan karir cemerlangnya. Hingga akhirnya dia bisa menjadi CEO PT Rifa Capital dengan gaji Rp 35 juta di usia yang masih 25 tahun. PT Rifa Capital tersebut memiliki cabang di berbagai pulau di Indonesia, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sepak terjangnya di dunia bisnis mengantarnya meraih posisi Ketua Umum HIPMI dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-15 Desember 2015.

Selama periode kampanye pemilihan umum (pemilu) tahun 2019, Bahlil masuk daftar tim sukses (timses) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Bahlil pun kemudian dilantik sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019. Tugas lembaga yang sekarang dipimpin Bahlil memang berhubungan dengan investasi.

Hari ini, Balil resmi dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Selamat bekerja Pak Menteri. Semoga investasi di Indonesia semakin maju dan berkembang. (Tio)

Komentar di sini

Most Popular

To Top