Nasional

Pemerintah Hapus Pajak UMKM Selama 6 Bulan

Jakarta, Sumutinvest.com – Selama enam bulan ke depan pemerintah resmi menghapus pajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini salah satu relaksasi yang diberikan kepada para pelaku usaha selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo mengenai mitigasi dampak Covid-19 terhadap UMKM melalui video conference, Rabu (15/4/2020), Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan bahwa penghapusan pajak untuk UMKM selama 6 bulan, jadi dinolkan.

Selain itu, Presiden meminta percepatan implementasi segala jenis bantuan untuk UMKM di tengah pandemi. Selain relaksasi kredit, Jokowi juga meminta skema baru kredit investasi dan modal kerja untuk membantu para pelaku usaha melewati periode Covid-19.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah telah memberikan insentif pajak kepada 19 sektor manufaktur. Selain itu, akan segera memperluas insentif fiskal untuk 11 sektor non manufaktur, termasuk transportasi dan perhotelan yang terdampak Covid-19.

“Dengan insentif pajak ini, termasuk pajak karyawan, PPN dipercepat, pajak korporasi dikurangkan untuk pembayaran berkala 30 persen. Ini diharapkan dapat memberikan daya tahan bagi perusahaan di 11 sektor tadi,” jelas Menkeu dalam konferensi pers virtual, Selasa (14/4/2020).

Dengan pemberian ini, pemerintah berharap kemampuan sektor usaha untuk bertahan dapat ditingkatkan di tengah tekanan pandemi Covid-19. Dalam jangka panjang, pemerintah akan menyiapkan omnibus law dan berbagai reformasi lainnya.

Sri mulyani menegaskan tujuan strategi jangka panjang ini supaya sektor-sektor ekonomi ini mampu bertahan dan mampu menarik modal baru ke depannya.

“Ini yang akan kami terus perbaiki sehingga Indonesia mampu tarik kegiatan ekonomi dan kemiskinan pengangguran kembali bisa diturunkan,” ungkapnya. (bisnis)

Komentar di sini

Most Popular

To Top