Daerah

Unggah Pengunduran Diri Yanto Sihotang, Dosmar Bungkam Tanggapi Respon Netizen

Illustrasi. Foto/Beritasatu

Humbahas, Sumutinvest.com – Berkaitan unggahan tulisan Dosmar Banjarnahor di laman facebook pribadinya tentang pengunduran diri Yanto Sihotang sebagai calon Wakil Bupatinya pada pilkada 2020 ini, berbuntut panjang dan menuai ragam respon.

Beberapa netizen menghubungkan pengunduran diri Yanto kepada kumpulan marga Si Raja Oloan yang terdiri dari marga Naibaho/Si Ganjang Ulu, Sihotang/Si Godang Ulu, Bangkara, Sinambela, Sihite, dan Simanullang. Ada yang mengatakan Dosmar jangan memecah belah marga Siraja Oloan.

Awalnya, Dosmar menyampaikan ke publik melalui laman pribadinya bahwa calon Wakil Bupatinya pada pilkada tahun 2020 ini, pasca telah mendapat rekomendasi dari PDIP telah mengundurkan diri.

Adapun pengunduran diri Yanto, kata Dosmar, dengan memiliki sejumlah alasan.

Pertama, Yanto menghormati keputusan PDIP yang sudah merekomendasikan dirinya menjadi calon Wakil Bupati Humbahas pada pilkada tahun 2020.

Komentar netizen bernama Arnold Sihite di laman facebooknya menanggapi postingan Dosmar Banjarnahor

Kedua, Yanto meminta maaf dengan menyampaikan bahwa pengunduran dirinya sebagai calon Wakil Bupati Humbahas dikarenakan peraturan di tempat kerjanya saat ini tidak memungkinkan dirinya untuk pensiun diri, dimana hal ini akan sangat mengganggu proses pencalonan dirinya sebagai Wakil Bupati Humbahas.

Ketiga, Yanto menyampaikan selain pertimbangan pekerjaan, alasan pengunduran dirinya juga dikarenakan pertimbangan keluarga yang sangat membutuhkan fokus dan perhatian khusus yang tidak bisa dirinya untuk meninggalkan.

Keempat, Yanto mengaku tidak ada masalah pribadi antara dirinya dengan Dosmar terkait dengan pengunduran dirinya. Dan dengan ini, Yanto mengaku akan tetap mendukung Dosmar Banjarnahor sebagai calon Bupati Humbahas pada pilkada 2020. Dituliskan, 21 February 2020, Yanto Sihotang.

Unggahan Dosmar ini pun selanjutnya ditanggapi beragam oleh netizen. Salah seorang netizen bernama Arnold Sihite menulis, Dosmar telah memecah kumpulan marga Si Raja Oloan.

Menurut Arnold, ia menyebut, agar Dosmar Banjarnahor Calon Bupati Humbang Hasundutan diiingatkan untuk tidak memecah Si Raja Oloan.

“Kita ingatkan kepada saudara Dosmar jangan memecah Si Raja Oloan,” tulis Arnold laman pribadi facebooknya merespon unggahan Dosmar.

Apa maksud dari unggahannya  yang sudah viral, sudah 300 orang lebih memberikan tanda suka, serta 300 orang lebih berkomentar oleh netizen.

Tak hanya itu, Arnold juga kembali mengunggah di laman pribadinya, pada 25 Februari 2020, dengan mempertanyakan status pengunduran diri Yanto yang diunggah Dosmar Banjarnahor itu perlu diklarifikasi.

Dia menuliskan, “Kepada masyarakat Humbang Hasundutan yang saya banggakan dan saya hormati, pengunduran diri Yanto Sihotang, calon Wakil Bupati Humbang Hasundutan menjadi pertanyaan besar. Sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik menjadi jawaban dari itu semua karena sejak ditetapkan pasangan satu hari calon Yanto Sihotang, mundur. Terus terang, bang Erwin Sihite calon alternatif.

Muncul tiba-tiba surat pernyataan dari wakil tanpa tanda tangan dan isinya sangat diragukan terutama poin 2 dan 4. Pertanyaannya, kenapa wakil mundur satu hari setelah penetapan, alternatif cari pasangan gerak cepat lanjut ke calon bang Erwin Sihite, kenapa surat pernyataan tidak dibuat surat resmi ke publik dan memake materai perihal pengunduran diri Yanto, apalagi saudara Dosmar memposting di FB pribadinya tanpa TTD Yanto.

Kemudian, isi surat pernyataan Yanto, sangat diragukan terutama poin 2 masalah aturan pekerjaan sementara beliau bukan di perusahaan asing atau perusahaan negara yang bisa cuti dan poin ke 4 tidak ada masalah dengan Dosmar dan akan mendukung jadi calon Bupati pada pilkada 2020 yang tidak ada tandangan tangan Yanto dan berhubungan dengan poin 1-3 di atas.

Sebagai pejabat publik, apalagi saudara Dosmar dapat menjaga kepercayaan masyarakat bisa terbuka apa adanya sebelum rakyat menentukan pilihannya. Jadi diperlukan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan yang baik karena dimulai dari pencalonan inilah menjadi harapan rakyat untk memilih nantinya pada bulan September 2020,”  tulis Arnold tertanggal 25 Februari 2020.

Ketika dikonfirmasi, Arnold membenarkan postingannya tersebut. Namun, Arnold tidak banyak bicara mengenai unggahan postingannya tersebut.

“Benar lae dan silahkan tulis,” singkatnya menjawab wartawan.

Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menegaskan bahwa terkait postingannya yang ia unggah di laman pribadinya tentang pengunduran diri Yanto Sihotang, tidak memiliki perbedaan sama sekali. Hanya saja, sambung dia, dalam isinya hanya perbedaan dari urutan namun isi sama.

“Apa bedanya? Hanya urutan yang beda, konteksnya sama,” kata Dosmar menjawab wartawan, belum lama ini.

Namun ketika disinggung, terkait postingan salah satu netizen tersebut, hingga berita ini diturunkan, Dosmar enggan menjawab. Demikian juga, soal pengganti calon Wakil Bupatinya pada pilkada tahun 2020 ini. (Dedy)

Komentar di sini

Most Popular

To Top