Daerah

Resmi Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution Buat 3 Kebijakan

Medan, Sumutinvest.com – Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution resmi diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan sejak Senin, 21 Oktober 2019 atau berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Kemendagri.

Ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Wali Kota Meda setelah Dzulmi Eldin ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah menjadi Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengaku telah membuat 3 kebijakan. Pertama, mengisi struktur yang kosong.

Kedua, melaksanakan instruksi Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin tentang peningkatan kualitas kebersihan. Di mana, mulai pekan ini seluruh jajaran Pemko Medan dan aparatur sipil negara (ASN) dilarang menggunakan kemasan minum sekali pakai.

Ia menilai, hal itu dilakukan dalam rangka mengurangi volume sampah. Sebab, berdasarkan hasil gotong royong yang dilakukan seluruh jajaran kecamatan, diketahui bahwa sampah terbanyak itu berasal dari kemasan air minum sekali pakai.

“Di ruangan saya sudah tidak ada lagi air kemasan sekali minum, gantinya pakai dispenser, seluruh kegiatan Pemko Medan juga akan seperti itu,” ucapnya, Kamis (24/10).

Selain itu, Akhyar juga berharap dapat membangun kesadaran masyarakat agar tidak lagi menggunakan kemasan air minum sekali pakai, serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Kepada teman-teman (media), saya mohon agar ikut membantu membangun kesadaran masyarakat,” terangnya.

Terakhir, lanjutnya, yakni melaksanakan program yang sempat tertunda. “Jadi kalau belum dikerjakan ya dikerjakan saja, jangan sampai ada kendala dalam prosesnya,” tuturnya. (mbisnis)

Komentar di sini

Most Popular

To Top