Daerah

Sumut Ekspor 55 Ton Kelapa ke Thailand

Medan, Sumutinvest.com – Komoditas Sumatera Utara (Sumut) semakin diminati negara luar. Setelah China, Pakistan, Malaysia dan Uni Emirat Arab, kini Sumut mulai mengekspor kelapa ke Thailand.

Selain dalam peningkatan pendapatan petani, produk unggul kelapa juga menjadi sumber devisa negara dan penyerapan tenaga kerja.

Baru-baru ini, Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan melepas ekspor 55 ton kelapa bulat ke Thailand. Ini pertama kalinya mengekspor kelapa bulat senilai Rp154 juta.

Dalam keterangan resminya, Kepala Karantina Pertanian Belawan memberikan apresiasi kepada para eksportir yang terus melakukan perluasan pasar ekspor. Kami selaku fasilitator, siap mengawal persyaratan teknisnya ke tiap negara tujuan ekspor.

Menurut Hasrul, fasilitasi tindakan karantina yang diberikan untuk kelapa bulat asal Sumut ini memastikan bahwa produk bebas serangga hidup, dan memenuhi seluruh persyaratan Sanitary and Phytosanitary lainnya yang ditetapkan oleh negara Thailand.

“Setelah pemeriksaan fisik dan uji laboratorium dilanjutkan dengan tindakan fumigasi yaitu pengasapan dengan menggunakan gas fumigan untuk menghilangkan/mematikan serangga,” kata Nurdin Kepala Bidang Tumbuhan Karantina Pertanian Belawan, Senin (9/9/2019).

Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian terkait dengan mendongkrak ekspor pertanian, Barantan menggagas program Agro Gemilang. Di Belawan, program yang digalakkan adalah memberikan bimbingan teknis bagi para pengusaha muda yang baru memasuki usaha ini. Hal ini tentunya akan berdampak pada keberterimaan produk dinegara mitra dagang.

“Kita terus menekan angka penolakan terhadap produk pertanian kita. Kami selaku otoritas karantina menjadi penjamin kesehatan dan keamanan. Jangan sampai merugikan pelaku usaha yang mengekspor,” jelas Hasrul.

Selain daging kelapa dan airnya yang penuh manfaat, lidi dan serabut kelapa juga dapat dimanfaatkan.

“Saya optimis, masih banyak negara-negara lainnya yang berpotensi melirik kelapa asal Sumut maupun produk olahannya,” tandas Hasrul. (SI/BS)

Komentar di sini

Most Popular

To Top