Daerah

BI Sumut Sediakan Rp 8,7 Triliun Penukaran Uang Jelang Lebaran

Medan, Sumutinvest.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Bank Indonesia telah menyiapkan Rp 8,7 triliun untuk kebutuhan penukaran uang pecahan kecil (UPK) dan uang pecahan besar (UPB) bagi masyarakat Sumut.

Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan ketersediaan itu di atas kebutuhan yang diperkirakan sebanyak Rp 6,838 triliun untuk menghadapi Idul Fitri 2019.

Uang kebutuhan Rp 6,838 triliun itu terdiri dari UPK Rp 783, 776 miliar dan UPB sebesar Rp 6,054 triliun. Dibandingkan dengan tahun lalu, saat ini naik sekitar 15 sampai 20 persen, tahun lalu sekitar Rp 5,9 triliun.

“Selama nanti sampai dengan lebaran, kita akan melakukan lebih dari 131 titik pelayanan penukaran uang jadi se-Sumut,” ujarnya.

Ia menjelaskan ada 70 Ioket bank di Kota Medan dan 8 Ioket bank di luar Medan. Sementara Bank Perkreditan Rakyat (BPR) akan membuka sekitar 30 Ioket yang akan melayani penukaran tanggal 20 hingga 31 Mei 2019.

Ia menambahkan penukaran akan ada juga melalui kas keliling di Lapangan Benteng oleh BI dan perbankan tanggal 20 – 23 Mei dan 27 – 29 Mei 2019. Selain itu, ada penukaran di 7 instansi tanggal 20 – 29 Mei 2019 yakni Pemprovsu, Pemko Medan, Lantamal I Belawan, Poldasu, Kejari Medan, Brimob dan TVRI.

“Kita lebih intensifkan lagi kepada pasar-pasar, lebih dari 15 pasar di Kota Medan yang akan kita lakukan penukaran bekerja sama dengan Perbankan dan BI,” ucapnya.

Melalui kas keliling BI dan perbankan di 15 pasar yakni Pusat Pasar, Petisah, Pasar Bakti, Sukaramai, Simalingkar, Titi Papan, Titi Kuning, Sambas, Simpang Jodoh, Brayan, Marelan, Simpang Limun, Pasar Jamin Ginting, Sei Sikambing, dan Medan Baru.

Untuk rincian penukarannya minimal kelipatan 100 lembar. Pecahan Rp 20 ribu minimal penukaran senilai Rp 2 juta, pecahan Rp 10 ribu minimal penukaran Rp 1 juta, pecahan Rp 5 ribu minimal penukaran Rp 500 ribu dan pecahan Rp 2.000 minimal penukaran Rp 200.000.

“Jadi jumlah maksimal uang baru yang ditukarkan maksimal Rp 3,7 juta per orang,” ungkapnya.

Wiwiek berharap program penukaran uang itu bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan penukaran uang. (SI)

Komentar di sini

Most Popular

To Top