SI Investasi

Batam dan Danau Toba Jadi Incaran Investor Berkat Perizinan OSS

Jakarta, Sumutinvest.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai aplikasi Online Single Submission (OSS) memudahkan investor pariwisata untuk melakukan aktivitas bisnis di Indonesia. Sejak menerapkan aplikasi tersebut, kini Batam dan Danau Toba menjadi incaran para investor.

Penggunaan teknologi OSS yang dilakukan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membuat penerbitan izin usaha menjadi lebih cepat. Selain itu, izin operasional komersial juga langsung terurus. Kemudahan tersebut berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

Asisten Deputi Investasi Kementerian Pariwisata, Hengki Manurung, mengatakan bahwa OSS memudahkan pelaku usaha dalam mengurus izin usaha. Pada Januari 2019, 10 ribu pelaku usaha bidang pariwisata sudah muncul dari 200 ribu Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terdaftar dalam OSS.

“Salah satunya Batam yang ditetapkan sebagai pintu gerbang guna meraup 2,5 juta wisatawan,” ujarnya, Rabu (8/5/2019).

Menurut Hengki, investasi di Batam bakal menjadi salah satu jalur cepat meningkatkan jumlah pengunjung asing.

“Tahun 2005 (di Batam) masih banyak tanah lapang, sekarang banyak berdiri hotel megah. Sisi infrastruktur juga semakin mapan,” ucapnya.

Selain itu, Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi prioritas 10 Bali baru juga memiliki wilayah khusus untuk investasi, yaitu Danau Aek Natonang di Pulau Samosir seluas 65 hektare.

Kemenpar menargetkan satu juta wisatawan mancanegara datang ke Danau Toba pada tahun ini. Ada dua calon investor yang menunjukkan ketertarikannya dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah pusat kerap tidak sejalan dengan pemerintah daerah. Contohnya, transformasi perizinan yang masih sulit dilaksanakan di sejumlah wilayah.

“Pengembangan sektor pariwisata justru lebih optimal bila perizinan dilakukan melalui pelayanan terpadu satu pintu (one stop service), salah satunya melalui OSS ini,” kata dia. (SI)

Komentar di sini

Most Popular

To Top