SI Bisnis

Setelah Grab, Gojek Siap Layani Wisatawan di Kawasan Danau Toba

Samosir, Sumutinvest.com – Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) gandeng salah satu startup Indonesia yaitu Gojek untuk memudahkan akses menuju objek wisata di kawasan danau terbesar di Asia itu. Aplikasi transportasi online tersebut akan resmi beroperasi di Kabupaten Toba Samosir dan Parapat, Kabupaten Simalungun pada 25 April 2019.

Senior Manager of Government Relation Gojek Regional Sumatera, Muhammad Ruslan menjelaskan dari sisi kebijakan sudah sampai ke Gubernur Sumut, para Menteri serta Menko Maritim. Delapan Bupati di kawasan Danau Toba juga sudah bersedia jika nantinya Gojek menyentuh Danau Toba.

Selain menawarkan jasa transportasi, Ruslan juga mengatakan, Gojek akan melakukan pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini, melihat potensi UMKM di Toba cukup besar. Termasuk kuliner yang juga sedang didata mereka untuk masuk ke GoFood.

“Kerja sama dengan BPODT sangat menjanjikan. Jadi misalnya dari sisi UMKM, kita akan lakukan pelatihan dengan para pelaku UMKM. Karena kita enggak mau hanya cita rasanya saja, jadi setiap daerah punya cita rasa. Tapi packing harus benar-benar dibuat menarik. Planning-nya akan ke sana,” tutur Ruslan.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan BPODT untuk melatih pelayanan para mitranya. Karena para wisatawan yang datang pasti akan menilai itu. Jika tidak, pastinya wisatawan tidak akan kembali lagi ke Toba.

“Untuk Gocar misalnya, kalau sopir bau badan, enggak bisa. Kebersihan juga penting. Jadi turis merasa nyaman. Namun tidak berlebihan,” jelasnya lagi.

Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo menyambut baik dengan akan beroperasinya Gojek dan sebelumnya Grab juga sudah beroperasi di kawasan Danau Toba, baru-baru ini.

“Kami semakin optimis target satu juta wisatawan bisa tercapai. Ini juga menjawab wisatawan yang kerap mengeluh bila ke Danau Toba hanya tersedia makanan hotel,” ujar Arie. (SI/Viva)

Komentar di sini

Most Popular

To Top