Wisata

Mulai 25 April Mendatang, Gojek Resmi Buka Layanan di Kawasan Danau Toba

Medan, Sumutinvest.com – Salah satu start up terbesar di Indonesia yaitu Gojek akan membuka layanan di kawasan Danau Toba pada 25 April 2019 mendatang.

Aplikator transportasi daring tersebut untuk tahap awal akan membuka layanan di Balige karena jarak yang dekat dengan Bandara Silangit. Setelah berjalan, Parapat akan dijadikan basis pengoperasian berikutnya di kawasan Danau Toba.

Senior Manager of Government Relation Regional Sumatera Gojek Indonesia, Muhammad Ruslan saat ini pihaknya sudah membentuk organisasi manajemen yang akan bertugas di Balige.

Bahkan sudah mengirim mereka ke ibukota kabupaten Toba Samosir (Tobasa) tersebut. Mereka juga tengah merampungkan proses verifikasi armada kendaraan roda dua dan empat yang akan menjadi mitra.

“Insya Allah tanggal 25 April nanti kami akan launching di Balige,” ungkapnya di kantor Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), di Medan, Senin (25/3).

Begitu juga dengan proses verifikasi mitra kuliner dalam layanan Go-food. Karena akan beroperasi di salah satu wisata terbesar di Indonesia, Gojek menerapkan seleksi lebih ketat terhadap para calon mitra Go-food.

Ruslan menjelaskan bahwa pengoperasian Gojek di kawasan Danau Toba sebenarnya sudah direncanakan sejak akhir 2018. Bermula dari pertemuan manajemen Gojek dengan pihak BPODT. Alasan tertunda sampai sekarang, karena ada beberapa aspek persiapan yang belum selesai.

Salah satunya, manajemen Gojek masih mencari mitra vendor di Balige, Kabupaten Toba Samosir, untuk layanan Go-car. Kemudian mensinergiskan dengan jadwal manajemen Gojek sendiri yang sejak awal memproyeksikan pengoperasian di kawasan Danau Toba dilakukan pada kuartal I 2019.

Dari sisi kebijakan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga 8 pemda yang memiliki irisan wilayah di kawasan Danau Toba, disebut sudah menyetujui rencana pengoperasian ini.

Dalam pengoperasiannya di kawasan Danau Toba, Gojek bekerja sama dengan BPODT, terutama pada aspek pelatihan hospitality dan pembekalan pengetahuan kepariwisataan kepada para driver.

“Tobasa agak rentan dari sisi hospitality. Karakter beberapa daerah di kawasan Danau Toba bagi wisatawan kerap agak berlebihan,” ujarnya.

Selain itu, BPODT juga akan mendukung pengoperasian Gojek dengan memberikan pelatihan UMKM kepada para mitra Go-food. Sedangkan untuk memperkuat kedisiplinan berlalu lintas, Gojek akan bekerja sama dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan Pemda setempat. (SI/Matatelinga)

Komentar di sini

Most Popular

To Top