Nasional

Pemprovsu dan FAJI Sumut Kerjasama Dapatkan Emas di PON 2020

Medan (Sumutinvest.com) – Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Papua. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatera Utara (Sumut) bersinergi mempersiapkan para atlet arung jeram di daerah ini.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah mengatakan walau pun waktunya masih panjang, tapi kita juga harus mempersiapkannya lebih awal, sehingga target emas bukan hanya sekedar wacana.

Tahun lalu, atlet arung jeram Serdangbedagai yang meraih Juara I Champion Junior Women serta Juara II kategori umum, pada Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6 di Sungai Progo Yogyakarta.

Tak hanya itu, mereka juga unjuk gigi di kancah international, World Rafting Championship (WRC) Wadi Advantures WRC Abu Dhabi dan Word Rafting Champion (WRC) 2017 di Yoshino River, Jepang.

Arung jeram kini bukan sekadar cabang olahraga, seiring berjalan waktu sudah menjadi aktivitas wisata. Siapapun bisa berarung jeram, tidak harus profesional yang berpengalaman, yang pemula pun bisa berarung jeram.

“Sumut punya sungai yang cantik alamnya, masih perawan belum tersentuh tangan manusia. Lalu aliran sungai melewati perkebunan. Sungai Asahan contohnya, kini sudah menjadi tujuan jeram dunia, untuk itu harus ada kerja sama sesama pemerintah provinsi dengan kabupaten, nantinya pasti masyarakat juga yang bakal mendapati keuntungan,” jelas Wagub.

Dalam kesempatan ini, Bupati Serdangbedagai serta Ketua FAJI Sumut, Soekirman, mengajak Wagubsu untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan Kejuaraan Daerah Arung Jeram Sumut pada tanggal 8-12 Desember 2018 serta pengukuhan pengurus FAJI Sumut yang baru, di Desa Bulu Duri, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdangbedagai

Pada kegiatan tersebut, juga direncanakan pernyataan sikap dari beberapa stakeholder seperti Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) serta pelaku industri wisata, untuk berkomitmen melakukan Save Our Rivers.

“Nantinya setiap tetamu yang hadir untuk arung jeram ke Sei Bah Bolon akan menanam satu pohon di bantaran sungai, karena alam yang indah harus tetap dijaga,” tambahnya. (SI)

Komentar di sini

Most Popular

To Top