Daerah

Perekonomian Sumut Triwulan III 2018 Tumbuh 5,40%

Sumutinvest.com, Medan. Kepala Seksi Analisis Statistik Lintas Sektor Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut), Sabar Alberto Harianja mengatakan, ekonomi Sumut pada Triwulan III-2018 bila dibandingkan Triwulan III-2017 (year-on-year) tumbuh 5,43%.

“Semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif,” katanya di Kantor BPS Sumut, Jalan Asrama, Kota Medan, Senin (5/11).

Perlu diketahui, perekonomian Sumatera Utara (Sumut) yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada Triwulan III-2017 mencapai Rp 188,84 triliun, sedangkan berdasarkan dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 130,85 triliun.

Sampai saat ini, kata Sabar, informasi dan komunikasi merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 7,94%, diikuti jasa perusahaan sebesar 6,90%. Kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 6,82%.

Struktur perekonomian Sumut pada Triwulan III-2018 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 21,06%. Industri pengolahan sebesar 20,00%, serta perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor sebesar 18,53%.

“Peranan ketiga lapangan usaha tersebut mencapai 59,60% terhadap total PDRB Sumatera,” ungkapnya.

Sabar menilai, bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut Triwulan III-2018, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan, dan lapangan usaha perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor, masing-masing memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,21% dan 1,10%.

“Diikuti lapangan usaha industri pengolahan sebesar 0,93%,” terangnya.

Sabar menjelaskan, ekonomi Sumut Triwulan III-2018 tumbuh sebesar 3,22% bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Pada triwulan ini, seluruh 17 lapangan usaha tumbuh positif.

Seperti lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki pertumbuhan tertinggi, yaitu 5,60%, diikuti lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 3,54 persen, serta konstruksi sebesar 3,48%.

“Sedangkan lapangan usaha pengadaan air, pengolahan sampah, limbah, hanya mampu tumbuh 1,50%,” jelasnya.

Sumber utama pertumbuhan (q-to-q) ekonomi Sumut Triwulan III-2018 yang terbesar adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,38%, diikuti lapangan usaha industri pengolahan sebesar 0,51% serta lapangan usaha konstruksi sebesar 0,44%. [SI]

Komentar di sini

Most Popular

To Top